Bupati Mahulu: Peningkatan PAD Harus Jadi Gerakan Bersama Seluruh OPD
Balikpapan - Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Angela Idang Belawan menegaskan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tidak dapat dibebankan hanya kepada satu instansi. Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) diminta mengambil peran dalam mengoptimalkan sumber penerimaan sesuai kewenangannya.
Penegasan itu disampaikan Angela saat membuka High Level Meeting Transformasi Tata Kelola Pendapatan Asli Daerah melalui Strategi Kolaboratif Antarinstansi dan Percepatan Digitalisasi Daerah di MaxOne Hotels Balikpapan, Selasa, 11 Agustus 2026.
Menurut Angela, kemandirian fiskal merupakan salah satu indikator keberhasilan pemerintah daerah dalam menjalankan pemerintahan dan pembangunan. Karena itu, optimalisasi penerimaan daerah perlu dilakukan secara kolaboratif, baik melalui pajak maupun retribusi daerah.
"Peningkatan Pendapatan Asli Daerah tidak dapat hanya menjadi tanggung jawab Bapenda semata. Seluruh perangkat daerah harus menjadi bagian dari gerakan bersama untuk mengoptimalkan setiap potensi penerimaan yang dimiliki pemerintah daerah," tegasnya.
Angela meminta kesepahaman yang telah dibangun antarperangkat daerah tidak berhenti pada forum koordinasi. Komitmen tersebut harus diterjemahkan menjadi langkah nyata dalam mengelola sekaligus mengamankan sumber-sumber penerimaan daerah.
Menurut dia, strategi peningkatan PAD juga perlu terus disesuaikan dengan perkembangan regulasi dan karakteristik potensi daerah.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah optimalisasi penerimaan pajak dan opsen melalui sinergi antara Pemerintah Kabupaten Mahulu dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
Angela mengatakan peningkatan penerimaan dari Opsen Pajak Kendaraan Bermotor serta Opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor sangat dipengaruhi tingkat kepatuhan masyarakat. Karena itu, pendataan kepemilikan kendaraan dan penertiban administrasi perlu dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan.
Ia juga meminta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mahulu menjadi contoh dalam memenuhi kewajiban perpajakan.
Kendaraan dinas milik pemerintah daerah yang masih memiliki tunggakan pajak diminta segera diselesaikan. Langkah tersebut dinilai penting untuk menunjukkan kepatuhan pemerintah terhadap ketentuan perpajakan sekaligus mendukung optimalisasi penerimaan daerah.
Selain persoalan pajak kendaraan, Angela menyoroti persiapan pembentukan Unit Pelaksana Teknis Daerah Pengelolaan Pendapatan dan Retribusi Daerah (UPTD PPRD) di Kabupaten Mahulu.
Menurut dia, keberadaan UPTD PPRD diperlukan untuk mendekatkan pelayanan Samsat kepada masyarakat. Layanan perpajakan diharapkan dapat menjadi lebih cepat, mudah, dan efisien.
Karena itu, berbagai persiapan perlu dilakukan secara matang, mulai dari regulasi, sarana dan prasarana, lahan, hingga sumber daya manusia yang akan mendukung operasional layanan tersebut.
Pengelolaan Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) juga menjadi perhatian Bupati. Angela meminta hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait pengelolaan sektor tersebut segera ditindaklanjuti melalui pembenahan tata kelola.
Pembenahan antara lain mencakup proses penetapan, rekonsiliasi, serta pengawasan terhadap proyek-proyek yang menggunakan material daerah.
"Saya menginstruksikan agar setiap temuan segera ditindaklanjuti sesuai rencana aksi yang telah ditetapkan," tegasnya.
Angela mengatakan pembenahan tata kelola pendapatan daerah harus dilakukan secara konsisten agar setiap potensi penerimaan dapat dikelola secara optimal dan dapat dipertanggungjawabkan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Bankaltimtara Cabang Ujoh Bilang atas dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan. Kolaborasi pemerintah daerah dengan Bankaltimtara dinilai menjadi salah satu modal untuk mempercepat transformasi digital sekaligus memperkuat tata kelola keuangan daerah.
High Level Meeting tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai forum pembahasan. Angela meminta hasil pertemuan diterjemahkan menjadi langkah konkret yang dapat memperkuat koordinasi antarinstansi serta meningkatkan penerimaan daerah secara berkelanjutan.
"Mari kuatkan sinergi dan kebersamaan, untuk PAD meningkat dan berkelanjutan," tutup Angela. (ADV)
