- Wednesday, 01 November 2023
- 973 kali
Joni Tanggapi Serius Pekerjakan Anak Di Bawah Umur
GARISPENA.CO - SANGATTA - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kutai Timur (DPRD KUTIM), Joni. Menanggapi serius terkait tidak adanya tindakan terhadap pekerja anak dibawah umur (18 tahun) di Kutim.

Hal tersebut disampaikan, saat ditemui awak media usai sosialisasi peraturan daerah tentang peraturan perlindungan anak (PPA). di balai pertemuan umum (BPU) Sangatta Selatan, Senin (30/10/23).
Dalam kesempatan itu, Joni mengatakan, Sebelumnya telah disampaikan bahwa, pekerjaan anak dibawah umur agar dihilangkan, namun dinas terkait tidak punya surat tugas atau teguran dari DPR, sehingga sehingga belum mengambil tindakan
"Karena dari dinas ini juga kalau tidak punya surat tugas atau teguran dari DPR dia tidak mau juga bekerja Dengan adanya surat," jelasnya.
Dirinya juga menjelaskan, bahwa tugas tersebut merupakan rana Dinas Sosial (Dinsos) dan satuan polisi pamong praja (Satpol PP)
"Inikan rananya dinas sosial, otomatis kalau kita suruh perdata pasti dia menemui anak-anak itu dan orang tuanya," ujarnya.
Orang nomor satu DPRD Kutim itu juga mengaku, bahwa di dinsos ada anggaran untuk pembinaan bagi anak-anak maupun masyarakat yang tidak mampu
"Ini kita telusuri dulu. Soalnya di dinas sosial itu ada anggaran pembinaan, Nanti dinas sosial yang punya urusan di lapangan menelusuri ini tempat kejadian," pungkasnya.(adv/wan)
-
Berau - Sekretaris Daerah (Sekda) Berau Muhammad Said membuka Sosialisasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Berau. Dalam k...
-
Berau - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menggelar Pawai Gema Hijriah dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Kegiatan yang diikuti 34 romb...
